Visi & Misi Pribadi

Para ahli dalam bidang leadership and personal development menekankan pentingnya bagi manusia untuk menetapkan visi pribadi, para ahli juga menyatakan bahwa visi yang kuat dapat membantu kita mencapai posisi yang tidak bisa dicapai tanpa visi yang kuat.

 Pengertian visi itu sendiri adalah pandangan jauh terhadap sesuatu. Maka itu, visi pribadi berarti pandangan jauh terhadap diri kita sendiri, apa yang kita ingin capai, lakukan, rasakan, pikirkan, atau membawa dampak apa bagi orang lain, dll. 

Mengapa penetapan visi itu penting? Penetapan visi itu penting untuk orang yang tidak ingin hidupnya “dijalani” oleh orang lain, jika dalam hidup kita tidak memiliki visi pribadi maka kita hanya akan go with the flow. Contohnya, orang yang tidak memiliki visi pribadi tidak memiliki pandangan akan apa yang ingin ia lakukan nantinya, akibatnya ia akan mengikuti apa yang sudah menjadi standar; lulus kuliah, cari pekerjaan lalu bayar cicilan atau nabung, dan seterusnya sampai waktu yang tak menentu. Banyak orang yang memilih rute seperti itu karena hidup seperti itu gampang. Sementara orang yang memiliki visi pribadi, setelah lulus kuliah ia sudah memiliki gambaran hidup yang ingin ia jalani, misalnya ia ingin hidup dimana ada keseimbangan secara fisik, emosional, dan finansial; maka yang ia akan lakukan akan mencapai hal tersebut.

Salah satu contoh penjabaran tujuan untuk mencapai visi tersebut adalah sebagai berikut; lulus kuliah, cari pekerjaan yang sesuai hobi dan skill, menerapkan aturan finansial yang sesuai dengan kondisi; contohnya, (50 30 20) dimana 50% dipakai untuk needs, 30% dipakai untuk savings and invesments, dan 20% dipakai untuk wants. Dalam kurun waktu tertentu duit tabungan sudah dapat memodali bisnis yang ingin ia dirikan; tetapi karena visi pribadi nya adalah keseimbangan akan 3 hal dan bukan hanya uang, ia tidak serakah dan masih memiliki sisa tabungan di berbagai instrumen investasi, akibatnya ketika bisnis nya gagal ia tetap memiliki dana dan tidak jatuh miskin. Dengan begitu ia mendapatkan pengalaman dan dapat mencoba lagi lain kali.

Beberapa hari yang lalu saya mendapatkan pelajaran dari sebuah film yang berjudul “Free guy”. Di film itu saya belajar bahwa jika kita tidak berani untuk mengambil keputusan sendiri kita sama saja dengan “NPC” yang berarti Non-player character. Hidup kita akan sama setiap harinya dan akan berubah jika ada orang lain yang membawa perubahan tersebut. Jika kita beruntung kita bisa saja menemukan orang tersebut, tetapi jika tidak kita sendiri yang harus bisa membawa perubahan bagi diri kita sendiri.

Bagaimana cara menetapkan visi pribadi? Pertama, kita harus menetapkan visi yang realistis dan masih didalam kemampuan kita. Hal itu penting karena jika kita terlalu memaksa, kita akan stress dan stress mengarah ke pengambilan keputusan secara emosional yang akan mengakibatkan solusi jangka pendek. Oleh karena itu kita harus menetapkan visi pribadi yang dapat kita jalani dengan tenang agar keputusan yang kita ambil searah dengan tujuan akhir kita. Kedua; dalam menetapkan visi pribadi, banyak tujuan atau misi yang harus kita pikirkan juga, semakin bisa kita mengaplikasikan skill atau pengalaman kita ke dalam tujuan atau misi tersebut maka visi pribadi akan lebih mudah tercapai. Setelah sudah mendapatkan visi pribadi kita dapat menulisnya di kertas atau smartphone kita agar lebih aman.


Comments

Popular posts from this blog

Tutorial cara membuat Business Model Canvas bisnis ekspedisi

Analisa SWOT dengan hasil Matrik SWOT

Grand Launching PPUMI & Gerakan Satu Juta Sertifikasi Halal Gratis Bagi UMKM